KEMAMPUAN GURU DALAM MENUMBUHKAN PERILAKU SOPAN SANTUN MELALUI KEGIATAN KEPRAMUKAAN
Guru merupakan orang yang bertanggung jawab kepada anak
muridnya baik di sekolah maupun diluar sekolah. Guru merupakan seseorang yang
sangat berharga bagi semua orang karena tanpa mereka orang tidak ada
apa-apanya. Seorang guru senantiasa memberikan ilmu yang ia punya yang selalu
sabar menghadapi berbagai tingkah laku siswa. Untuk menjadi seorang guru tidak
diharuskan untuk mengajar disekolah, tetapi di sekitar kehidupan kita terdapat
guru pertama yaitu ibu. Menjadi seorang guru tidaklah mudah, harus memiliki
jiwa lemah lembut, harus memiliki perilaku sopan santun, memiliki jiwa
keteladanan, sikapnya yang dapat ditiru oleh murid, memahami dan memperhatikan
perkembangan yang terjadi pada murid selama proses belajar mengajar, dapat
memberi contoh yang baik pada siswa dan masyarakat.
Tanggung jawab seorang guru semakin berat lagi dizaman
sekarang yang semakin modern. Banyak siswa yang memiliki perilaku yang kurang
baik dimana nilai moral sudah mulai menurun seperti halnya ketika berada
didalam sebuah kereta ada anak muda yang duduk dan ada lansia/ibu hamil yang
berdiri, tetapi anak muda tersebut tidak mempersilahkannya untuk duduk hal
tersebut menunjukan bahwa nilai moral sudah meluntur, selain itu juga sering
mendengar siswa yang berbicara menggunakan bahasa yang kurang baik. Perilaku
tersebut mencerminkan bahwa perilaku sopan santun pada diri anak sudah mulai
menghilang sehingga perilaku tersebut sangat tidak baik untuk ditiru. Biasanya
hal tersebut disebabkan karena pergaulan dan rasa egois yang tinggi serta
kurangnya pembiasaan sopan santun yang diajarkan oleh orang tua sejak dini.
Melihat hal tersebut maka seorang guru harus mampu
menumbuhkan perilaku sopan santun kepada siswa, guru juga harus mencontohkan
perilaku sopan santun kepada siswanya seperti selalu berperilaku yang baik dan
berbicara menggunakan bahasa yang baik. Untuk menumbuhkan perilaku sopan santun
guru harus membiasakan siswa untuk berperilaku dan berbahasa yang baik. hal tersebut bisa dilakukan melalui kegiatan
kepramukan, karena didalam pramuka terdapat dasa darma dimana didalam dasa
darma terdapat nilai-nilai yang baik untuk di terapkan didalam kehidupan
sehari-hari. Seperti pada dasa darma poin ketiga yaitu patriot yang sopan dan
ksatria jadi maksudnya kita itu harus menghormati yang lebih tua dan menyayangi
yang lebih muda.
Maka dari itu ekstrakulikuler pramuka sangat penting
diadakan disetiap sekolah apalagi dikurikulum 2013 ini, ekstrakulikuler pramuka
itu wajib hukumnya karena merupakan salah satu cara untuk membentuk dan
menanamkan moral yang baik pada anak.
Nama; Refi Damayanti
NIM: 2227160059
Kelas: IIIA/PGSD

Komentar
Posting Komentar