Meluruhkan sikap individualistis melalui gerakan pramuka

Setiap manusia tentu memiliki kepribadian dan karakter yang berbeda-beda. Hal tersebut merupakan fitrah dari Tuhan Yang Maha Esa, sehingga kita tidak bisa menyama-nyamakan manusia satu dengan yang lainnya. Misalnya, seseorang yang memiliki kepribadian humoris dengan seseorang yang memiliki kepribadian individualistis. Keduanya tentu akan memiliki perbedaan yang sangat drastis secara visual maupun praktis.

Pada umumnya, seseorang yang humoris adalah tipikal orang yang mudah bergaul, senang bergurau dan bersifat terbuka. Tak jarang mereka selalu terlihat periang dan dikelilingi oleh banyak teman. Mereka juga cenderung cerdas dan memiliki kreatifitas tanpa batas. Lain halnya dengan seorang individualistis. Mereka biasanya merupakan pribadi yang senang menutup diri, bersikap realistis dan tidak begitu peka terhadap lingkungan sekitarnya. Akan tetapi, tidak sedikit juga dari mereka yang memiliki optimisme tinggi dan sangat mandiri. Menyukai hal-hal yang baru dan menantang, serta mampu menyelesaikan masalah dengan bijaksana.

Berbicara mengenai seorang individualistis, faktanya semakin banyak kita temukan pada zaman ini. Hal tersebut tidak terlepas dari faktor yang mempengaruhi; mulai dari lingkungan keluarga, sosial, hingga perkembangan teknologi. Pelakunya sendiri semakin bervariasi. Bukan lagi di kalangan dewasa, melainkan anak-anak usia sekolah. Hal tersebut tentu sangat miris bila terus dibiarkan. Bagaimana tidak? Jika sejak usia dini, seorang anak sudah bersikap apatis dan individualistis, tentu akan berimbas terhadap perkembangan psikologisnya kelak. Oleh sebab itu, setiap sekolahkhususnya sekolah dasarmemiliki kegiatan rutin yang mewajibkan setiap siswanya untuk ikut serta, yakni pramuka.



Banyak kegiatan yang dilakukan di dalamnya. Mulai dari belajar tentang tali-temali (pionering), macam-macam sandi, baris-berbaris, berkemah, dan lain sebagainya. Belum lagi pramuka menerapkan sistem regu bagi setiap anggotanya, di mana masing-masing individu harus melibatkan kerja sama dengan yang lainnya. Tidak hanya itu, pramuka juga mengajarkan setiap anggotanya untuk mencintai alam dan menghargai ciptaan Tuhan. Juga menanamkan sikap saling menghormati terhadap sesama manusia. Hal tersebut tentu akan sangat membantu untuk meluruhkan sifat egosentris pada diri seorang individualistis dari segi praktis.




NAMA:Hafni Kharismawati
NIM:2227160084
KELAS: PGSD 3C


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menumbuhkan Sikap Disiplin Melalui Pendidikan Kepramukaan

Tingkatan Pramuka

Membentuk Sikap Kejujuran Melalui Kegiatan Pramuka