Memperkuat kemampuan fisik, intelektual serta mental untuk menghadapi bonus demografi melalui pendidikan kepramukaan

Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk terbanyak, sekitar 260 juta jiwa menempati negara indonesia, hal ini menjadikan Indonesia berada pada posisi ke-4 dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia. Dengan jumlah penduduk yang banyak, banyak pula penduduk dengan usia – usia yang produktif yaitu usia 15-64 tahun, dan hampir sebagian dari usia produktif merupakan usia remaja. Semakin banyaknya pertumbuhan penduduk di Indonesia ini menjadikan Indonesia akan mendapatkan bonus demografi, yaitu dimana jumlah usia produktif meningkat secara signifikan. Dan hal ini telah diprediksi akan memuncak pada tahun 2020-2030.  Sebagai generasi muda bangsa Indonesia tentunya harus memiliki bekal yang banyak untuk menghadapi masa depan serta menghadapi bonus demografi tersebut, pendidikan adalah kunci utama untuk membekali diri, tetapi pendidikan disekolah saja belum mencukupi untuk membekali kita, melihat masih rendahnya kualitas pendidikan di sekolah dasar , dan kurangnya penerapan pendidikan karakter disekolah membuat Indonesia masih banyak mendapatkan kasus kriminalitas yang dilakukan oleh remaja. Memuncaknya penduduk dengan usia produktif nantinya akan membuat generasi muda bangsa Indonesia harus mampu untuk bersaing secara sehat . Memiliki kemampuan kognitif saja belum cukup dapat diandalkan untuk bersaing pada tahun 2020 dan kedepannya nanti, tentunya generasi muda juga harus dibekali dengan kemampuan fisik serta mental yang kuat. Hal ini dapat kita lakukan sedari dini dengan mulai menerapkannya pendidikan pramuka di sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Pendidikan pramuka tidak hanya dapat menjadikan wadah sebagai pembentukan karakter, tetapi juga dapat melatih membangun mental para generasi muda, serta dapat membentuk kepribadian yang berkarakter. Melalui pendidikan pramuka juga tentunya akan dapat membangun potensi diri dalam hal sosial, intelektual, serta spiritual yang dapat dijadikan sebagai bekal untuk menghadapi persaingan - persaingan yang terjadi didalam bonus demografi, baik persaingan dalam pendidikan, lapangan kerja maupun ekonomi. Dengan membiasakan generasi muda untuk mengikuti latihan - latihan dalam pendidikan pramuka maka generasi muda Indonesia tidak hanya berkarakter tetapi mereka akan terbiasa untuk hidup mandiri serta kuat secara fisik sehingga berkurangnya pula kesenjangan sosial di Indonesia. Sangat tepat sekali jika pendidikan pramuka ini dijadikan pemerintah serta sekolah – sekolah dalam upaya membangun karakter generasi muda serta bangsa Indonesia. Dan jika saja individu – individu pada pemuda nya sudah memiliki kualitas karakter serta kepribadian yang diharapkan maka boleh jadi tidak ada lagi kesenjangan yang dapat merusak generasi muda bangsa Indonesia, dan bonus demografi tersebut akan benar benar menjadi bonus bagi bangsa Indonesia.

Nama : Ainun Juwitasari
NIM: 2227150089
Kelas: 3C



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menumbuhkan Sikap Disiplin Melalui Pendidikan Kepramukaan

Tingkatan Pramuka

Menerapkan sikap solidaritas dalam kegiatan pramuka