MENINGKATKAN AKHLAKUL KARIMAH DAN TOLERANSI PADA DIRI SISWA DALAM KEGIATAN PRAMUKA
Akhlakul
karimah atau akhlak mulia adalah suatu sifat terpuji yang sangat diharapkan
orangtua dan guru terhadap diri siswa. Seiring perkembangan jaman, akhlakul
karimah sangat penting kaitannya dengan kemajuan teknologi masa kini. Akhlakul
karimah semakin memudar seiring perkembangan jaman dan pesat nya teknologi di
era milineal ini. Terbukti dengan maraknya kasus amoral yang dilakukan oleh
remaja Indonesia yang notabennya adalah pelajar. Akhirnya pemerintah sejalan dengan dinas
pendidikan terkait membuat suatu program ekstrakulikuler wajib yakni pramuka
sebagai langkah nyata untuk meningkatkan akhlakukul karimah. Mengapa dalam
pramuka? Karena dalam pramuka pembelajarannya dilakukan secara menyenangkan,
sehingga diharapkan siswa menerima segala pembelajaran yang tidak bisa
diajarkan didalam kelas.
Dalam pramuka
diajarakan bagaimana cara berakhlakul karimah sesuai dengan point-point yang
ada dalam syarat kecakapan umum (SKU), dasa dharma pramuka dan dwisatya.
Sehingga diharapkan apa yang didapat dalam pramuka mampu diterapkan dalam
kehidupan nyata. seperti patuh kepada kedua orangtua dan lain sebagainya. Akhlakul
karimah dan toleransi merupakan suatu kesatuan. Mengapa akhlakul karimah erat
kaitannya dengan toleransi? Dan apakah toleransi?
Toleransi adalah
sifat saling menghargai pada setiap individu, saling menerima setiap perbedaan.
Akhlakuk karimah erat kaitannya dengan toleransi karena apabila dalam diri
siswa sudah ada akhlakuk karimah maka ia pun akan bersikap toleransi dalam
kehidupannya. Dalam pramuka diajarkan bagaimana bekerja sama dalam setiap
anggota regu, mulai dari bagaimana membuat barisan yang baik, melakukan jelajah
bersama, membuat tenda dan serangkaian kegiatan pramuka yang lainnya, yang
diharapkan dapat meningkatkan rasa toleransi pada setiap anggotanya.
Pramuka dibuat
semenyenangkan mungkin supaya tujuan daripada pramuka bisa terlaksana dengan
baik. Serta seluruh siswa antusias dalam mengikuti kegiatan pramuka. Dalam
pramuka setiap kegiatannya pasti memiliki tujuan tertentu. Lalu bagaimana kah
potret pramuka dalam kehidupan nyata? apakah benar pramuka dilakukan dengan
menyenangkansehingga dapat meningkatkan akhlakul karimah dan toleransi pada
diri siswa?
Pada potret nyatanya
kegiatan pramuka yang pernah saya ikuti sewaktu saya SD dan saat saya melakukan
observasi, kegiatan pramuka memang dilakukan secara menyenangkan. Namun
kendalanya kurangnya SDM pembina dalam pramuka. Biasanya hanya ada satu atau
dua pembina saja yang menangani kegiatan pramuka diantara sekian aggota yang
mengikuti kegiatan pramuka. Sehingga tujuan daripada meningkatkan akhlakul
karimah dan toleransi kurang tersampaikan dan terlaksana, meskipun memang bukan
100% tidak tersampaikan. Hal tersebut bisa diatasi apabila pembina dalam
pramuka itu mencukupi daripada jumlah anggota pramuka. Sehingga pemantauan
terhadap tujuan kegiatan bisa terlaksana dengan baik dan menyeluruh.
NAMA : ATI AFRIATI
NIM : 2227160018
KELAS: 3(TIGA) B

Komentar
Posting Komentar