Meningkatkan Kecakapan Personal (Self Awareness) Melalui Kegitan Pramuka


 

Banyak dari masyarakat yang tidak mengetahui secara pasti siapa dirinya. Hal ini muncul akbiat ketidaktahuan mengenai segala sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan, khususnya mengenal dirinya sendiri. Ketidaktahuan mengenali diri sendiri dapat menimbukanlkan sikap acuh tak acuh. Jika hal ini terus terjadi, maka manusia tidak dapat menjalankan tugas sebagaimana mestinya. Sikap acuh tak acuh dapat kita minimalisirkan melalui pengetahuan dan pemahaman mengenai kecakapan personal individu.

Sejatinya manusia  adalah mahkluk tuhan yang mengenali potensi diri dan dapat berinteraksi dengan dunia sekitar. Manusia diciptakan Tuhan didunia bukan semata-mata hanya karena ia menginginkannya. Kita sadar sebagai mahkluk tuhan, manusia hendaknya mengetahui siapa penciptanya dan beribadah (menyembah) hanya kepada-NYA. Akan tetapi, sebagian besar individu tidak menyadari akan hal tersebut. Kurangnya kesadaran dan pemahaman menjadi faktor utama mengapa individu tidak dapat mengenali dirinya sendiri.

Didalam kegiatan pramuka diajarkan bahwa setiap individu diwajibkan untuk bertaqwa kepada tuhanya. Artinya individu dituntut untuk menjalankan kewajiban dan menjauhi larangan sesuai agama yang dianutnya. Hal ini dapat terlihat tercermin dari kegitan keagamaanya seperti menunaikan ibadah secara tepat waktu, mengamalkan perbuatan baik, serta rutin melakukan kajian umum mengenai kegitan keagamaan. Dengan begitu, individu mampu mengenali siapa penciptanya dan dapat menjalankan segala perintahnya (beribadah).

Selain hal tersebut, individu didorong untuk mengenali potensi diri yang dimiliki.  Potensi diri ini diperuntukan untuk mengetahui kemampuan apa yang dimiliki individu yang dapat menimbulkan minat pada suatu hal. Diperlukannya stimulus tertentu agar kemampuan dan minat individu dapat nampak terlihat. Stimulus yang terdapat dalam kegiatan pramuka dapat berupa kegiatan-kegitan alam seperti hiking, berkemah daan sebgainya. Diharapkan dari kegiatan pramuka tersebut individu dapat mengetahui potensi apa yang dimiliki, memiliki skill kehidupan dan dapat diimplentasikan pada kehidupan sehari-hari.

Tidak terlepas dari individu sebagai makhluk tuhan yang sadar akan potensi sebagai diri, manusia juga dituntut untuk dapat berinteraksi dengan lingkungan sekitar baik lingkungan keluarga maupun masyarakat. Sebagai makluk sosial, individu diharapkan dapat berinteraksi satu sama lain dan menjalankan kehidupan bersama-sama. Didalam Kegiatan pramuka, diperlukan interaksi yang baik agar kegiatan sesuai yang diharapkan. Salah satunya seperti dalam kegiatan pembuatan kaki tiga pada tiang bendera, perlu adanya komunikasi diantara anggota  agar pembuatan kaki tiga dapat berdiri dengan kokoh. Interaksi juga berlangsung pada setiap kehidupan bersosialisasi bukan hanya pramuka. Bekerja, belanja bahkan belajar dibutuhkan kemampuan berinteraksi dengan baik agar sesuai apa yang diharapkan.

Melalui kegitan pramuka, individu diharapkan dapat meningkatkan kecakapan personal (self awareness) yang dapat menunjang kehidupan sehari-hari. Kecakapan personal yang diharapkan dapat berkembang dengan baik antara lain ialah individu sadar dan mengenali siapa tuhannya, mengetahui potensi dirinya dan sebagai makhluk sosial.


-= Inas Sayyida Latifa.2227160021.3B =-



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menumbuhkan Sikap Disiplin Melalui Pendidikan Kepramukaan

Tingkatan Pramuka

Membentuk Sikap Kejujuran Melalui Kegiatan Pramuka