Menumbuhkan Pendidikan Karakter Dengan 3 Bina yaitu Bina Diri, Bina Satuan, Bina Masyarakat.
Tema : Hubungan Pendidikan Karakter Dengan Pramuka
Judul :
Menumbuhkan Pendidikan Karakter Dengan 3 Bina yaitu Bina Diri, Bina Satuan,
Bina Masyarakat.
Dalam organisasi pramuka terdapat beberapa golongan yang
dimulai dari golongan ssiaga, penggalang, penegak, sampai pandega. Golongan penegak
dan pandega. Golongan penegak dan pandega merupakan jenjang terakhir yang
dimana pada jenjang ini memiliki beberapa unsur pembinaan yang dikenal dengan
tri bina yaitu terdiri dari bina diri, bina satuan, dan bina masyarakat.
Bina diri yang dimaksud disini adalah bina untuk diri
sendiri yaitu dengan meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan kreativitas
diri dengan mengikuti kegiatan-kegiatan, pelatihan-pelatihan sehingga dapat
lebih banyak membantu dirinya agar dapat mandiri. Contohnya dengan mengikuti
satuan karya(saka) yang merupakan pengembangan minat dan bakat diri, dan contoh
lainnya yaitu TKU, TKK dan Pramuka Garuda.
Selanjutnya bina satuan yang merupakan tindak lanjut dari
bina diri, bina satuan merupakan pembinaan dengan mengembangkan kemampuan,
pengetahuan yang dimiliki. Pengembangan ini biasanya dilakukan di masing-masing
kwartir ataupun di masing-masing gugus depan. Contohnya dengan menjadi dewan
kerja, membantu pembina di masing-masing gugus depan, dengan begitu kita bisa
melihat dan terjun langsung dalam mengurus satuan dan mengembangkan kemampuan
yang dimiliki.
Bina masyarakat merupakan tindak lanjut dari bina diri
dan bina satuan, yaitu penerapan kemampuan lebih lanjut dengan berperan
langsung di masyarakat, pengembangan kesadaran di masyarakat. Dalam bina
masyarakat ini kita bisa merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi, juga
berperan langsung di masyarakat dengan mengembangkan potensi kepemimpinan serta
melakukan pengabdian kepada masyarakat
meliputi segala bidang manusia seperti ekonomi, sosial, budaya, agama,
kesejahteraan hidup, keluarga berencana, lingkungan hidup, keamaan dan
pertahanan. Contoh kegiatan bina masyarakat yaitu:
1.
Bina desa
2.
Bina masyarakat
3.
Pengelolaan lingkungan
4.
Gerakan penghijauan
5.
Pengelola perpustakaan desa
6.
Perbaikan jalan raya
Kegiatan bina masyarakat ini telah disiapkan kurang
lebih dua bulan. Hal-hal yang harus kita lakukan sebelum terjun langsung ke
desa tersebut kita harus :
-
Membentuk pengurus atau kepanitiaan agar
lebih mudah dalam menjalankan tugas.
-
Mencari desa yang tepat untuk di bina.
-
Membuat proposal dan laporan
-
Mencari bantuan dana baik sponsor maupun
donatur
-
Melaksanakan koordinasasi, komunikasi,
dan konsultasi perangkat desa binaan.
-
Pelaksanaan kegiatan yang dilangsungkan
harus sesuai dengan acara dan kegiatan yang kita buat dan tentukan.
KEGIATAN
Hari
pertama
Sebelum
ke hari H yaitu hari keempat, pengurus laki-laki telah tiba lebih awal sebelum
hari pertama untuk membawa dan membereskan segala barang-barang yang akan
digunakan pada waktu bina masyarakat nanti. Pada hari pertama beberapa orang
telah berada di desa Kubang sepat.
Pagi
hari kamis 27 desember pembukaan bina masyarakat hari pertama telah dimulai,
pembukaan dihadiri oleh warga masyarakat Desa kubang sepat, kepala desa,
beserta jajarannya. Kegiatan pembukaan ini diikuti oleh pemukaan bazar.
Dan
pada saat itu juga di laksanakannya sosialisasi yang dilakukan yaitu dengan
mengelilingi Desa kubang sepat dan melakukan penyebaran berupa kupon, dimana
kupon ini akan di undi pada saat malam pentas seni. Dan sore harinya yaitu
mengajar BTA di TK-TPA Mesjid At-Taubah
dimana anggota-anggota yang telah di bagi tugas menyebar ke berbagai TPA
yang berlokasi di setiap perkampungan. Akan tetpai pengajar BTA ini
menyesuaikan dengan jadwal pengajian di setiap TPA. Kegiatan ini disambut baik
oleh anak-anak dan warga setempat. Acara pada malam hari yaitu seluruh
anak-anak warga setempat di kumpulkan di suatu tempat untuk nonton bersama.
Film malin kundang. Yang menceritakan tentang seorang anak yang durhaka kepada
ibunya. Kami telah merencanakan film tersebut untuk di perlihatkan atau
ditonton bersama karena ada hal penting yang harus kita ambil dan kita contoh
dari film tersebut yaitu harus menghormati orang tua dan janga membantah, nurut
oerkataan dan suruhan orang tua, dan janganalah durhaka kepada orang tua
terutama ibu karena ibu yang telah mengandung dan melahirkan kita kedunia.
Hari
ke-dua
Pada jumat 28 desember 2017,pagi hari
dilaksanakannaya senam pagi agar tubuh sehat dan kuat, setelah di rapihkan
barisnya dan sounsystem telah disiapkan, di mulailah senam tersebut dengan lagu
yang telah di siapkan dan di pimpin oleh panitia yang telah dibrikan tugasnya,
selepas senam pagi acara selanjutnya yaitu pelatihan kepramukaan, sarananya
yaitu siswa-siswi yang berada di SDN Kubang Sepat yang berada di Desa Kubang
sepat hal ini di sambut oleh anak-anak sd, sekitar 40 orang lebih anak yang
telah berkumpul di lapangan. Hal ini jauh dari perkiraan terget kami yaitu 5
SD, berhubung libur sekolah usai Ulangan akhir semester. Maka anak-anak hanya
sedikit yang datang pada saat pelatihan pramuka, walaupun sedikit tapi
alhamdulillah lancar. Seusai sholat jumat, warga mengadakan kerja bakti di
lingkungannya dan kami turut membantu, pada saat itu ada kegiatan penyuluhan
bentrok dengan kerja bakti. Sore harinya tim pengajar BTA kembali bergegas
menuju TPA yang telah ditentukan, dan seperti biasa berjalan dengan lancar.
Nonton barengpun kembali dimulai seperti biasa hingga malah hari ke-empat
berjalan dengan lancar.
Hari
ke-tiga
Pada sabtu pagi 29 desember 2017,
pagi hari senam pagipun di mulai. Masyarakat turut ikut serta dalam kegiatan
ini. Acarapun tetap berjalan dengan lancar. Pagi menjelang siang acara
selanjutnya yaitu kerja bakti. Kerja bakti yang kami lakukan yaitu membersihkan
tempat ibadah dilingkungan desa Kubang sepat, tiap anggota di sebar ke beberapa
titik. Sambil membawa peralatan untuk membersihkan tempat ibadah. Selepas
dzuhur selanjutnya yaitu perlombaan. Terdiri dari lomba adzan, lomba puisi,
lombah MHQ. Peserta mulai melakukan pendaftaran ulang alhamdulillah lumayan banyak
peserta yang mengikuti lomba tersebut. Perlombaan sore harinya terdiri dari
lomba makan kerpuk, kelereng, blap karung, masukan paku kedalam botol,dan joget
balon. Perlombaan ini banyak peminatnya di mulai dari warga masyarakat desa
kubang sepat dri mulai TK hingga SMA. Malam harinya mengadakan pentas seni
untuk menampilkan aksi dan kreasi seni dari rencana. Banyak sekali warga yang
menyaksikannya, susunan acara terdiri dari sambutan kepala desa yang diwakilkan
oleh sekertaris desanya, tari kreasi, marawis, akustik, pengundian doorprize,
dan pengumuman pemenang lomba-lomba.
Hari
ke-empat
Hari sabutu 30 desember 2017, pagi
hari beraktivitas seperti biasanya, sebagian paniti merapihkan mesjid dan
sebagian nya membersihkan dan merapihkan panggung pentas seni dan sisanya
memimpin senam pagi. Setelah itu bagian yang di mesjid menuju pengajian
penutupan majlis. Dan sisanya berkemas-kemas alat dan peralatan untuk di bawa
pulang. Semua telah selesai tinggal menunggu penutupan bina masyarakat. Selepas
dzuhur warga berdatangan untuk mengikuti penutupan bina masyarakat. Para
penerima santunan hadir di tengah-tengah kegiatan penutupan di akhiri dengan
memberikan sembako bagi warga yang mendapatkan kupon santunan. Dan
alhamdulillah telah selesai acara kegiatan bina masyarakat.
ANI NUR AZIZAH
2227160056
III A

Komentar
Posting Komentar