Menumbuhkan sikap nilai-nilai dan norma dalam pendidikan karakter dengan kepramukaan
Kehidupan
merupakan sesuatu yang sangat dimanis, dimana setiap kehidupan
akan senantiasa mengalami suatu perubahan. Perubahan tersebut bisa berupa
perubahan alam maupun perubahan yang dialami oleh sikap prilaku manusia. Perubahan
sikap prilaku manusia tersebut bisa berupa perubahan sikap prilaku yang
mengarah ke hal positif maupun ke hal negatif. Karena manusia merupakan makhluk
social, tentunya akan terus mengalami peruahan sosial. Entah dari caranya
bergaul, cara berbicara, dan lain sebagainya yang tentunya wajar kita alami. Dengan
adanya predikat manusia sebagai makhluk sosial, maka perubahan sikap dan
prilaku yang terjadi pada manusia bisa menjalar dengan cepat dan efektif karena
didukung oleh kemajuan komunikasi yang canggih dan modern.
Dengan
demikian kecanggihan teknologi membawa dampak pengaruh yang sangat kuat
terhadap terwujudnya suatu nilai. Di era globalisasi dan moderenisasi, banyak
sekali remaja yang menggunakan teknologi untuk belajar maupun hiburan karena
internet memiliki suatu fasilitas yang menawarkan berbagai informasi –
informasi yang dapat kita akses secara langsung dengan mudah.
Hal
ini tentunya memiliki nilai positif dan nilai negatif. Dari segi nilai positif,
contohnya saja kita dulu tidak tahu apa – apa baik dari segi pendidikan, budaya
luar, hingga hiburan. Akan tetapi dengan adanya bantuan berupa internet, kita
jadi banyak tahu seperti dari segi pendidikan kita tidak perlu repot berebut
buku yang akan di pinjam di perpustakaan apabila akan mengerjakan tugas yang
diberikan guru, dengan adanya bantuin internet kita menjadi lebih mudah mencari
materi yang kita butuhkan untuk dapat mengerjakan tugas yang diberikan guru.
Dari segi budaya, dengan bantuan internet kita tidak hanya mengetahui budaya
yang ada di Indonesia saja, tapi kita juga bisa mengetahui budaya – budaya luar
yang tentunya dapat menambah ilmu dan serta wawasan kita. Dan dengan internet
pula, kita dapat mengakses beberapa situs hiburan yang bisa di download seperti
games, musik, dan lain – lain.
Akan
tetapi, tentunya internet juga memiliki nilai negatif, contohnya ketersediannya
situs jejaring porno seperti gambar – gambar maupun berupa bentuk video yang
dapat merusak nilai – nilai dan moral remaja. Selain itu juga, dengan banyaknya
informasi budaya – budaya luar yang diserap oleh para remaja generasi bangsa
saat ini seperti budaya luar yang memperlihatkan gaya pakaian yang minim, make
up yang berlebihan, dan perilaku – perilaku yang keluar dari nilai – nilai
serta moral yang ada. Dengan adanya kemajuan tekhnologi yang canggih tentunya
akan berpengaruh terhadap perkembangan nilai – nilai, moral, dan sikap individu
yang mencangkup aspek psikologi, sosial, budaya baik yang terdapat dalam ruang
lingkup keluarga, sekolah, maupun di masyarakat.
Karena
masa remaja merupakan masa dimana rasa keingintahuan yang sangat besar dan cara
pemikiran yang masih sangat rentandan belum bisa mengolah pikiran secara matang
terhadap informasi – informasi tersebut, maka akhirnya akan menimbulkan tindak
– tindak suatu kejahatan seperti pemerkosaan, hamil diluar nikah atau hamil
usia dini, pembullian baik pembulian secara langsung maupun pembulian melalui
media sosial, dan penindasan yang
berdampak pada kematian. Sehingga kondisi psikologis dan pola interaksi yang
negative akan sangat mempengaruhi perkembangan nilai, moral, dan sikap remaja
yang tumbuh dan berkembang di dalam dirinya.
Maka
dari itu, agar remaja sebagai generasi bangsa terhindar dari penyimpangan nilai
– nilai dan norma - norma yang ada, diperlukannya perhatian dari keluarga dan
adanya pendidikan karakter. Adanya pendidikan karakter akan membawa dampak yang
positif berupa pembentukan watak, akhlak, dan budi pekerti luhur. Pendidikan
karakter ini dapat berupa kegiatan kepramukaan. Kepramukaan merupakan suatu
proses pendidikan dalam suatu bentuk kognitif maupun psikomotorik yang sangat
menyenangkan bagi anak – anak dan remaja dibawah tanggungjawab orang – orang
dewasa yang pelaksanaannya dilakukan di luar lingkungan sekolah dan keluarga,
melalui kegiatan – kegiatan yang kreatif, edukatif, menantang, rekreatif, dan
juga menyenangkan di tempat alam terbuka.
Di
dalam pendidikan pramuka, tentunya tidak membeda – bedakan suatu ras, golongan,
maupun suku bangsa. Dimana dalam hal ini, anak – anak dan remaja di ajarkan
kesatua dan persatuan. Sehingga perilaku menyimpang seperti pembulian yang
sebagian besar disebabkan karena adanya perbedaan ras, golongan, dan suku
bangsa tidak akan terjadi. Selain itu pendidikan pramuka juga terbuka untuk
siapapun, bersama – sama belajar dan membina diri termasuk untuk peserta didik
atau anak – anak dan remaja yang mengalami kelainan fisik, mental, emosional,
dan sosial. Sehingga dalam hal ini, suatu prilaku penindasan yang disebabkan
adanya perbedaan fisik, mental, emosional, dan sosial tidak akan terjadi.
Karena anak – anak dan remaja diajarkan untuk saling melindungi satu sama lain.
Dan
dalam kegiatan pramuka terdapat hal penting yang menjadi tujuan utama yaitu,
membentuk watak, akhlak, dan budi pekerti luhur. Dengan dibentuknya watak,
akhlak, dan budi pekerti luhur yang baik, maka anak – anak dan remaja dapat
menyaring informasi – informasi mengenai budaya luar dengan baik, dan tidak
membuka situs jejaring porno, karena anak – anak dan remaja telah diberikan
bekal bahwa hal tersebut akan merugikan diri mereka sendiri, baik rugi dari
segi pendidikan maupun dari segi sosial.
NAMA : FEGGY NAZUA NURAISYAH
NIM :
2227160093
Kelas : 3A

Komentar
Posting Komentar