Peran Sekolah Dan Orang Tua Dalam Pendidikan Karakter

Pada zaman modern ini banyak sekali  anak atau generasi muda  yang karakternya tidak sesuai dengan sebagaimana mestinya, penyimpangan- penyimpangan yang dilakukan oleh generasi muda pada zaman ini semakin banyak, contohnya seperti  melakukan hubungan seksual pra nikah, merokok pada usia yang masih dini, pencurian- pencurian, minum-minuman keras, mengkonsumsi narkoba, balapan liar, berjudi, berhubungan seksual sesama jenis, begal, dan bahkan pembunuhan. padahal  hampir di setiap  jenjang pendidikan  ada yang namanya pendidikan karakter, tidak hanya itu bahkan pada saat ini banyak sekolah sekolah yang berbasis Religius, serta di setiap jenjang pendidikan selalu disertai dengan peraturan peraturan yang sekiranya dapat mengurangi atau mencegah anak untuk melakukan suatu penyimpangan yang sifatnya merugikan orang lain maupun diri sendiri  tapi pada kenyataannya   pada  zaman ini semakin banyak peraturan yang dibuat oleh sekolah maupun institusi lainnya maka akan semakin banyak pula anak yang melanggarnya.
Selain  adanya peraturan peraturan dalam pendidikan yang di terapkan disekolah, banyak pula hukuman – hukuman yang biasanya di berikan kepada anak-anak yang melakukan suatu penyimpangan yang tidak sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di sekolah maupun di masyarakat agar memuat anak jera atau tidak melakukan kesalahan atau penyimpangan-penyimpangan kembali, sehingga peran orang tua akan sangat terbantu, namun disisi lain meskipun pendidikan disekolah banyak menanamkan karakter – karakter anak yang baik namun  tetap saja peran orang tualah yang sangat penting, karena orang tua adalah orang yang lebih banyak berinteraksi dan orang yang paling banyak mengetahui  karakteristik anak lebih dalam, karena  waktu berinteraksi  yang paling banyak dihabiskan oleh anak yaitu waktu bersama orang tuanya, sehingga orang tua harus pandai  dalam menerapkan pola asuh yang baik bagi anak. Pada saat ini banyak orang tua yang sibuk bekerja hingga larut malam sehingga menitipkan anaknya kepada babysitter, hal ini berdampak pada pendidikan karakter anak karena  besar kemungkinannya   pola pengasuhan babysitter tidak sesuai dengan apa yang orang tua anak tersebut inginkan.

Karenanya jarang sekali babysitter yang mengutamakan pendidikan karakter pada pola pengasuhannya, bahkan pada saat ini maraknya berita berita yang menginformasikan babysitter  tidak melayani anak dengan baik dan bahkan banya babysitter yang melakukan tindak kekerasan kepada anak sehingga hal ini akan membuat anak  trauma dan enggan melakukan  apa yang dia lakukan sebelumnya padahal hal tersebut bukan merupakan tindakan yang salah, namun karena reaksi yang diberikan oleh babysitter itu seolah-olah bahwa pada yang dilakukan oleh  anak itu salah. Oleh sebab itu  Seharusnya orang tua mengasuh dan melayani anak sendiri agar pola asuh anak terarah dan orang tua bisa menerapkan nilai-nilai yang baik yang orang tua harapkan. Karena orang tua pula mempunya tugas dan kewajiban dalam mengasuh anak selain itu orang tua juga bertugas untuk memdidik spiritual dan akhlaknya, seperti mengajarkan anak mengaji Al-qur’an, menerapkan kedisiplinan anak sejak dini mulai dari hal yang terkecil hingga ke yang terbesar, selain mendidik akhlaknya orang tua juga mertugas untuk memenuhi kebutuhan jasmaninya seperti memberikan makan-makanan bergizi, memberikan ASI memberikan pakaian yang layak untuk anaknya. Kebutuhan kebutuhan tersebut kadang tidak semuanya orang tua berikan dikarenakan ada suatu faktor yang menyebabkan orang tua tersebut tidak memberikan kebutuhan kebutuhan yang dibutuhkan oleh anak seperti faktor ekonomi, faktor ini sangat berpengaruh kepada kebutuhan  jasmaniah maupun rohaniah. Dalam kebutuhan Jasmaniah khususnya dalam segi pengetahuan, masih banyak orang tua yang tidak mampu menyekolahkan anaknya, hal ini yang menyebabkan anak melakukan sutu penyimpangan sosial karena kurangnya pemahaman anak terhadap pengetahuan-pengetahuan sehingga anak tersebut tidak mengetahui atau bahkan menghiraukan nilai-nilai atau norma-norma yang berlaku dimasyarakat. 


NAMA: ELAS SULASTRI
NIM    :2227160044
KELAS: 3 C PGSD 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menumbuhkan Sikap Disiplin Melalui Pendidikan Kepramukaan

Tingkatan Pramuka

Menerapkan sikap solidaritas dalam kegiatan pramuka